Serba-serbi

Efek Tiga Hari BEKISAH: UMKM Kantongi Rp219 Juta, Ekonomi Syariah Makin Hidup

×

Efek Tiga Hari BEKISAH: UMKM Kantongi Rp219 Juta, Ekonomi Syariah Makin Hidup

Sebarkan artikel ini

Padapada.id, Pangkalpinang – BEKISAH 2026 (Bangka Belitung Ekonomi dan Keuangan Syariah) resmi ditutup dengan capaian konkret yang menegaskan perannya sebagai penggerak ekonomi syariah di daerah. Selama tiga hari pelaksanaan, 24-26 April 2026, kegiatan ini berhasil mencatatkan nilai transaksi UMKM sebesar Rp219 juta, melonjak signifikan hingga 75 persen dibandingkan BEKISAH 2025.

Lonjakan transaksi tersebut ditopang oleh partisipasi 52 pelaku UMKM dari berbagai sektor, mulai dari kuliner halal, kriya, produk pesantren, hingga inovasi berbasis pengolahan limbah plastik. Bazar UMKM menjadi magnet utama yang tidak hanya ramai pengunjung, tetapi juga efektif menggerakkan perputaran ekonomi masyarakat secara langsung.

Penutupan BEKISAH 2026 digelar di Masjid Agung Kubah Timah melalui tabligh akbar yang disampaikan oleh ustaz nasional Ahmad Zacky Mirza. Kegiatan ini dihadiri oleh unsur Forkopimda, pemerintah daerah, perbankan, BUMN, perguruan tinggi, hingga komunitas dan pelaku usaha, menandakan kuatnya kolaborasi lintas sektor dalam mendorong ekonomi syariah.

Tak hanya transaksi, aspek keuangan sosial juga menunjukkan capaian positif. Program Wakaf Digital Bangka Belitung melalui platform satuwakaf berhasil menghimpun dana sebesar Rp23 juta sejak pra-kegiatan Februari 2026. Inisiatif ini mengusung konsep wakaf produktif berbasis lingkungan melalui pengadaan waste box, yang menggabungkan nilai ibadah dengan solusi pengelolaan sampah.

Rangkaian kegiatan BEKISAH turut diperkuat dengan berbagai program edukatif dan pemberdayaan, seperti talkshow ekonomi syariah, pelatihan juru sembelih halal, hingga penguatan peran masjid sebagai pusat ekonomi umat. Selain itu, tujuh kategori lomba yang digelar juga sukses menarik partisipasi luas dari pelajar dan masyarakat umum.

Antusiasme masyarakat terlihat jelas, terutama saat tabligh akbar yang memadati Masjid Agung Kubah Timah, sekaligus menjadi penutup yang memperkuat dimensi spiritual dalam geliat ekonomi syariah.

Capaian transaksi yang meningkat tajam serta keberhasilan penghimpunan wakaf menjadi indikator bahwa BEKISAH bukan sekadar event seremonial, melainkan platform nyata yang mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis syariah di Bangka Belitung.

Dengan tren positif ini, BEKISAH diharapkan terus menjadi motor penggerak ekosistem ekonomi dan keuangan syariah yang inklusif, produktif, dan berkelanjutan di Bumi Serumpun Sebalai. (*)