Serba-serbi

Wali Kota Saparudin Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Festival Semarak Ekraf Pangkalpinang 2026

×

Wali Kota Saparudin Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Festival Semarak Ekraf Pangkalpinang 2026

Sebarkan artikel ini

Padapada.id, PANGKALPINANG — Alun-alun Taman Merdeka Pangkalpinang terus menjadi pusat keramaian dan kreativitas. Jumat, 15 Mei 2026, ratusan warga berbondong-bondong menikmati pembukaan Festival Semarak Ekraf Pangkalpinang ke-2 Tahun 2026 yang resmi dibuka oleh Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin.

Deretan stand UMKM hingga penampilan seni budaya membuat suasana pusat kota terasa hidup. Festival ini menjadi ajang berkumpulnya pelaku ekonomi kreatif, komunitas seni, pelaku usaha lokal hingga generasi muda yang ingin menampilkan karya terbaik mereka.

Sejak siang hari, kawasan festival sudah dipenuhi pengunjung. Stand kuliner lokal diserbu warga, produk kerajinan dan fesyen kreatif ramai dilirik, sementara panggung hiburan terus menyedot perhatian masyarakat yang memadati area alun-alun.
Tak ketinggalan, penampilan drum band dari SMA Negeri 4 Pangkalpinang membuar suasana pembukaan acara makin menarik.

Dalam sambutannya, Wali Kota Saparudin menegaskan Festival Semarak Ekraf bukan sekadar hiburan tahunan, melainkan ruang besar untuk membangkitkan ekonomi kreatif dan membuka peluang bagi pelaku UMKM lokal agar semakin berkembang.

Menurutnya, Pangkalpinang memiliki banyak potensi kreatif yang harus terus didorong agar mampu menjadi kekuatan ekonomi baru di tengah perkembangan zaman.

“Kita ingin ekonomi kreatif di Pangkalpinang tumbuh semakin kuat. Anak-anak muda harus berani berkarya, UMKM harus naik kelas, dan festival ini menjadi panggung untuk menunjukkan bahwa produk lokal kita punya kualitas dan daya saing,” ujar Saparudin.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung produk-produk lokal dan karya anak daerah sebagai bentuk nyata membangun ekonomi kota.

Festival Semarak Ekraf Pangkalpinang 2026 menghadirkan berbagai rangkaian kegiatan menarik, mulai dari pameran UMKM, pertunjukan seni budaya, musik hiburan, lomba kreativitas hingga ruang interaksi komunitas kreatif.

Tak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, festival ini juga diharapkan mampu menggerakkan roda perekonomian pelaku usaha kecil dan menengah melalui meningkatnya kunjungan masyarakat selama kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, Jumat-Minggu, 15-17 Mei 2026. (*)