Padapada.id, BOGOR – Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia Kabupaten Bogor melantik 40 Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) KNPI periode 2026–2029 di Gedung Tegar Beriman, Cibinong, Kamis, 23 Juli 2026. Pelantikan serentak itu menjadi bagian dari konsolidasi organisasi hingga tingkat kecamatan.
Pelantikan bertepatan dengan peringatan Hari Lahir KNPI yang memasuki usia ke-53. Sejumlah pejabat dan tokoh hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Ketua KONI Kabupaten Bogor, para senior KNPI, organisasi kepemudaan (OKP), para camat, serta tamu undangan lainnya.
Ketua DPD KNPI Kabupaten Bogor, Wahyudi Chaniago, menegaskan komitmennya menjaga kehormatan organisasi. Ia meminta seluruh pengurus yang baru dilantik tetap solid dan berpegang pada aturan organisasi dalam menghadapi berbagai dinamika.
“Kalaupun harus berdarah-darah, kalaupun harus terjatuh, bahkan harus jungkir balik, saya akan menjadi orang pertama yang mempertahankan organisasi ini sesuai dengan aturan yang berlaku,” kata Wahyudi.
Ia juga menginstruksikan seluruh Ketua DPK KNPI membangun sinergi dengan pemerintah kecamatan serta mengambil peran aktif dalam menjalankan program-program kepemudaan.
Menurut Wahyudi, pelantikan bukan sekadar seremoni, melainkan awal bagi pengurus untuk bekerja dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat.
“KNPI harus hadir di tengah masyarakat, membangun kolaborasi dengan pemerintah, dan memastikan program kepemudaan benar-benar dirasakan hingga tingkat kecamatan,” ujarnya.
Sementara itu, Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Bogor yang juga menjabat sebagai Majelis Pemuda Indonesia (MPI) KNPI Kabupaten Bogor, Egi Gunadi Wibhawa, mengingatkan pemuda agar menjadi motor perubahan.
“Pemuda adalah anak bungsu bangsa Indonesia dan harus membawa perubahan. Pemuda saat ini adalah pemimpin masa kini,” kata Egi.
Pelantikan 40 DPK KNPI tersebut diharapkan memperkuat struktur organisasi sekaligus meningkatkan kontribusi pemuda dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Bogor. (Hari Setiawan)













