Padapada.id, PANGKALPINANG — Pemerintah Kota Pangkalpinang kini punya satu pintu baru untuk pelayanan publik. Namanya PKP SMART. Aplikasi ini diluncurkan Jumat malam, 11 September 2026, sebagai bagian dari upaya pemerintah kota menggabungkan berbagai layanan pemerintahan dalam satu platform digital.
Peluncuran berlangsung di Grand Safran Hotel Pangkalpinang. Hadir Wali Kota Pangkalpinang Prof. Saparudin, Wakil Wali Kota Dessy Ayutrisna, Ketua TP PKK Kota Pangkalpinang Susanti Saparudin, serta sejumlah pejabat pemerintah daerah.
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Pj Sekretaris Daerah Kota Pangkalpinang, para asisten dan staf ahli wali kota, pimpinan perangkat daerah, camat, dan lurah se-Kota Pangkalpinang juga menghadiri acara itu.
Bagi Saparudin, aplikasi bukan sekadar soal teknologi. Yang lebih penting adalah bagaimana teknologi itu mengubah cara pemerintah melayani warganya. PKP SMART, kata dia, diharapkan membuat masyarakat tidak perlu berhadapan dengan prosedur yang panjang untuk memperoleh layanan pemerintah.
“Kehadiran PKP SMART ini adalah bentuk komitmen kita untuk memberikan pelayanan yang cepat, transparan, dan efisien,” ujar Saparudin, dalam sambutannya di peluncuran PKP Smart.
Ia mengatakan berbagai layanan pemerintahan nantinya dapat diakses melalui satu platform. Dengan begitu, masyarakat diharapkan memperoleh pelayanan yang lebih cepat dan sederhana.
Tetapi sebuah aplikasi, menurut Saparudin, tidak dengan sendirinya membuat pelayanan menjadi baik. Perubahan juga harus terjadi di dalam kantor-kantor pemerintah yang menjalankan layanan tersebut. Karena itu, ia meminta organisasi perangkat daerah, kecamatan, dan kelurahan ikut memastikan PKP SMART berjalan sebagaimana mestinya.
“Kita ingin seluruh layanan publik terintegrasi dengan baik sehingga masyarakat Pangkalpinang dapat merasakan langsung kemudahan era digitalisasi ini,” katanya.
Dengan PKP SMART, pemerintah kota berharap urusan warga dengan birokrasi menjadi lebih singkat. Layanan dapat diakses secara digital, sementara proses yang selama ini memerlukan waktu lebih panjang diharapkan dapat dipangkas.
Pembangunan aplikasi itu melibatkan jajaran Dinas Komunikasi dan Informatika serta sejumlah pihak lain. Saparudin menyampaikan penghargaan kepada mereka yang ikut mengembangkan sistem tersebut, termasuk mitra perbankan yang mendukung penerapan pembayaran digital.
“Saya ucapkan terima kasih banyak kepada seluruh pihak dalam membangun Super Apps PKP SMART ini. Harapannya semoga sinergi ini tetap terjaga, seiring dan berjalan,” ujar Saparudin. (*)













