Padapada.id, PANGKALPINANG — Keluarga Besar Ibu Muda Berkarya (IMB) menjajaki kolaborasi dengan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Pangkalpinang untuk memperkuat pemberdayaan perempuan. Audiensi itu berlangsung di Sekretariat DWP Kota Pangkalpinang, Senin, 6 Oktober 2025.
Rombongan IMB yang berada di bawah naungan Yayasan Bangka Buana Cipta dipimpin Ketua Umum Ibu Muda Berkarya, Fifie Yulianita. Mereka diterima Ketua DWP Kota Pangkalpinang bersama jajaran pengurus.
Fifie mengatakan pertemuan tersebut bukan sekadar agenda silaturahmi. IMB ingin memperkenalkan visi dan misi organisasi sekaligus membuka peluang kerja sama dalam sejumlah program pemberdayaan perempuan.
“Kami datang bukan hanya untuk silaturahmi, tapi ingin merangkul semua unsur perempuan hebat di Kota Pangkalpinang,” kata Fifie.
Menurut dia, DWP memiliki peran penting dalam mendorong perempuan agar semakin berdaya dan mampu menjadi teladan di lingkungan masing-masing.
Dalam pertemuan itu, Fifie juga mengundang DWP Pangkalpinang untuk berpartisipasi dalam Pemilihan Ibu Muda Berkarya 2026, agenda tahunan yang digelar IMB.
“Kami sangat berharap ibu-ibu dari Dharma Wanita Kota Pangkalpinang berkenan menjadi bagian dan mengirimkan perwakilan terbaiknya,” ujarnya.
Fifie mengatakan predikat “ibu muda” dalam ajang tersebut tidak semata-mata berkaitan dengan usia. Yang lebih penting, kata dia, adalah semangat perempuan untuk terus berkarya, mandiri, dan memberikan manfaat bagi lingkungan.
“Ibu Muda Berkarya bukan soal usia, tapi soal semangat untuk terus berkarya, mandiri, dan memberi manfaat bagi sesama,” kata dia.
Ketua DWP Kota Pangkalpinang menyambut baik rencana kolaborasi tersebut. Ia mengapresiasi kiprah IMB yang disebut telah 15 tahun menjalankan berbagai program pemberdayaan perempuan dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Bangka Belitung.
Program yang dijalankan IMB antara lain kegiatan sosial, seminar parenting, kesehatan, serta pembinaan UMKM.
Pertemuan berlangsung dalam suasana kekeluargaan. Kedua organisasi kemudian membahas peluang program bersama dan sepakat menjaga komunikasi untuk mendorong kerja sama yang lebih konkret dalam pemberdayaan perempuan di Kota Pangkalpinang. (*)













