Serba-serbi

PELTI Pangkalpinang Sukses Jadikan Turnamen Tenis sebagai Pintu Masuk Sport Tourism

×

PELTI Pangkalpinang Sukses Jadikan Turnamen Tenis sebagai Pintu Masuk Sport Tourism

Sebarkan artikel ini

Padapada.id, PANGKALPINANG — Lapangan tenis bukan satu-satunya tempat yang disambangi peserta Kejuaraan Tenis PELTI Kota Pangkalpinang 2026 Regional Sumatera-Malaysia. Setelah bertanding, para petenis juga berbelanja oleh-oleh khas Bangka Belitung. Turnamen ini pun menjadi salah satu upaya menggerakkan wisata olahraga atau sport tourism di daerah itu.

Kejuaraan yang berlangsung pada 8–11 Oktober 2026 di Lapangan Tenis Bukit Baru, Pangkalpinang, tersebut diikuti 40 pasangan atau 80 petenis dari berbagai daerah di Sumatera dan Malaysia. Mayoritas peserta merupakan petenis veteran yang menjadikan turnamen sebagai ajang kompetisi sekaligus temu kangen dengan sesama penggemar tenis.

Ketua PELTI Kota Pangkalpinang sekaligus Ketua Panitia Pelaksana, Tobi’i, mengatakan turnamen itu dirancang untuk mempertemukan kegiatan olahraga dengan promosi pariwisata daerah. Kehadiran peserta dari luar Bangka Belitung diharapkan turut menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya di Pangkalpinang.

“Ini memang konsepnya sport tourism. Peserta diundang hadir sekaligus berwisata ke daerah kita. Karena pesertanya petenis senior atau veteran, ini juga menjadi ajang silaturahmi dengan teman-teman yang sudah lama tidak bertemu,” kata Tobi’i, Selasa, 13 Oktober 2026.

Menurut dia, pertandingan bukan sekadar urusan mengejar gelar juara. Lapangan tenis menjadi ruang pertemuan bagi para petenis lintas daerah dan negara untuk berbagi pengalaman, menjaga kebugaran, serta merawat persahabatan yang terjalin melalui olahraga.

Di sela-sela pertandingan, para peserta berbagi kiat menjaga kondisi fisik agar tetap bugar pada usia senior. Obrolan ringan tentang kesehatan, pengalaman bermain, hingga kabar masing-masing turut mewarnai suasana turnamen.

“Teman-teman di lapangan saling berbagi tips bagaimana terus menjaga kebugaran. Ada juga obrolan khas saat silaturahmi, saling bertanya kabar dan lain-lain,” ujar Tobi’i.

Kehadiran peserta dari luar daerah, termasuk Malaysia, sekaligus menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi wisata dan produk lokal Bangka Belitung. Peserta tidak hanya mengikuti pertandingan, tetapi juga menikmati suasana kota dan membeli buah tangan untuk dibawa pulang.

Tobi’i mengatakan aktivitas belanja peserta menjadi salah satu dampak positif yang terjadi selama penyelenggaraan turnamen. Peserta yang rata-rata datang ke Pangkalpinang beserta keluarga,  memberikan manfaat bagi pelaku usaha lokal, mulai dari pedagang makanan dan pusat oleh-oleh hingga sektor jasa dan pariwisata.

Turnamen tersebut memperlihatkan bahwa kegiatan olahraga dapat membuka ruang promosi daerah di luar agenda wisata konvensional. Kompetisi yang mempertemukan peserta dari berbagai wilayah juga berpotensi mendatangkan pengunjung apabila diselenggarakan secara rutin dan terintegrasi dengan promosi destinasi wisata.

Karena itu, kolaborasi antara komunitas olahraga, pemerintah daerah, dan pelaku pariwisata dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan kegiatan serupa. Dengan agenda kompetisi yang teratur, Pangkalpinang berpeluang mengembangkan kegiatan olahraga sebagai salah satu daya tarik kunjungan ke Bangka Belitung.

Tobi’i menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung penyelenggaraan kejuaraan sejak pembukaan hingga penutupan. Sejumlah sponsor yang terlibat antara lain Wakapolda Kepulauan Bangka Belitung, PT Timah Tbk, Tara Media, Air Minum Suwai, Rio Tenda, dan Bank Sumsel Babel.

Di sisi lain, Tobi’i berharap Pemerintah Kota Pangkalpinang memberikan perhatian lebih terhadap fasilitas olahraga, seiring dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap tenis. Salah satu fasilitas yang perlu mendapat pembenahan adalah lapangan tenis yang ada di kawasan Alun-Alun Taman Merdeka.

Ia menyayangkan kondisi lapangan di Alun-Alun itu yang mulai mengalami keretakan. Menurut dia, lapangan tersebut memiliki nilai historis bagi perkembangan olahraga tenis di Pangkalpinang sehingga perlu dirawat agar tetap dapat dimanfaatkan masyarakat.

“Kota kita punya lapangan tenis legendaris di Alun-Alun Taman Merdeka. Besar harapan kita agar lapangan ini dapat dibenahi, seiiring dengan makin banyaknya animo masyarakat terhadap olahraga tenis di kota ini,,” kata Tobi’i. (*)

Daftar Pemenang Kejuaraan Tenis PELTI Pangkalpinang 2026 Regional Sumatera dan Malaysia:

Ganda Campuran KU 95

Juara I: Nizar/Ayen

Juara II: Wewen/Tati

Juara III: Husin/Sariah dan Rusandi/Nova

Ganda Putra KU 100

Juara I: Novri/Iryanto Rusman

Juara II: Ucok Junaidi/Adi Rusman

Juara III: Tobi’i/Heribon dan Husnul/Reza

Ganda Putra KU 120

Juara I: Ucok Junaidi/Adi Rusman

Juara II: Annas Akbar/Prof. Zulkipli

Juara III: Hary/Zainal dan Iryanto/Khaerudin