Serba-serbi

Hari Kedua BEKISAH 2026: Dari Wakaf Hijau Hingga Adu Cerdas, Eksyar Babel Terus Bergerak Naik Kelas

×

Hari Kedua BEKISAH 2026: Dari Wakaf Hijau Hingga Adu Cerdas, Eksyar Babel Terus Bergerak Naik Kelas

Sebarkan artikel ini

Padapada.id, Pangkalpinang
Hari kedua gelaran BEKISAH 2026 (Bangka Belitung Ekonomi dan Keuangan Syariah) pada Sabtu, 25 April 2026, terasa makin “hidup”. Memasuki tahun keenam, event ini sukses menjadikan Masjid Agung Kubah Timah di Titik Nol Kilometer Kota Pangkalpinang, jadi titik kumpul talenta muda dari seluruh penjuru Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, termasuk tentu saja dari Pulau Belitung.

Berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi, panggung hari kedua langsung panas lewat semifinal hingga grand final cerdas cermat ekonomi syariah. Hasilnya, SMA Negeri 1 Pemali tampil dominan dan keluar sebagai juara. Tak cuma adu otak, atmosfer kompetisi juga makin berwarna dengan grand final duta wakaf, dakwah, hingga modest fashion designer, kombinasi yang bikin BEKISAH terasa lengkap: intelektual, spiritual, sekaligus kreatif.

Rangkaian lomba ini bukan sekadar seremoni. Ini jadi langkah konkret Bank Indonesia dalam mendorong literasi ekonomi dan keuangan syariah di Bangka Belitung. Targetnya jelas, ekosistem ekonomi syariah yang makin inklusif, kuat, dan menyeluruh (kaffah).

Nuansa kolaborasi juga terasa kental lewat kehadiran jajaran Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Lembaga Penyelia Halal (LPH) LPPOM MUI Babel dalam agenda Sosialisasi dan Pelatihan Juru Sembelih Halal (JULEHA). Kegiatan ini bukan hanya penguatan kapasitas, tapi juga bagian dari persiapan menyambut Iduladha 1447 H, sekaligus mendukung kampanye HARMONI (Hari Amanah, Raih Ukhuwah, Momen Ikhlas) yang digaungkan oleh Bank Indonesia.

Menariknya, BEKISAH 2026 juga angkat isu kekinian lewat talkshow wakaf hijau. KPwBI Babel memperkenalkan program wakaf produktif berupa “wakaf waste box”, sebuah inovasi yang mengubah sampah jadi nilai ekonomi. Program ini digarap bareng Kelompok Pemuda Kreasi, dengan produk-produk hasil olahan yang bisa langsung dilihat di bazar UMKM BEKISAH.

Euforia BEKISAH belum selesai. Puncaknya akan digelar pada hari ketiga, Minggu (26 April 2026), lewat tabligh akbar yang menghadirkan pendakwah nasional, Ustad Zacky Mirza.

Lebih dari sekadar festival, BEKISAH 2026 menjelma jadi ruang temu lintas sektor, tempat kompetisi sehat, kolaborasi, dan ide-ide segar bertemu. Tujuannya satu, yakni mendorong ekonomi Bangka Belitung naik kelas. Inilah bukti bahwa ketika semua pihak bergerak bareng, syiar ekonomi syariah tak hanya terdengar. Tapi juga terasa dampaknya, mengalir sebagai berkah yang benar-benar merekah untuk Negeri Serumpun Sebalai. (*)