Serba-serbi

Pelayanan Kesehatan Babel Terbaik di Sumatra, Raih Insentif Rp2 Miliar

×

Pelayanan Kesehatan Babel Terbaik di Sumatra, Raih Insentif Rp2 Miliar

Sebarkan artikel ini

Padapada.id, BATAM — Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung meraih penghargaan sebagai pemerintah daerah terbaik dalam kategori Akses dan Kualitas Pelayanan Kesehatan tingkat provinsi di wilayah Sumatra.

Penghargaan Pemerintah Daerah Berprestasi Wilayah Sumatra 2026 itu diserahkan di Hotel Radisson Batam, Kota Batam, Kepulauan Riau, Rabu malam, 12 Agustus 2026.

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani hadir menerima penghargaan tersebut didampingi Penjabat Sekretaris Daerah Babel Fery Afriyanto dan Plt. Kepala Biro Umum Setda Babel Abang Evan.

Babel menempati peringkat pertama dengan memperoleh insentif Rp2 miliar. Sumatra Selatan berada di posisi kedua dengan insentif Rp1,5 miliar.

Penilaian tidak hanya mengukur ketersediaan fasilitas kesehatan. Sejumlah indikator yang digunakan antara lain akses masyarakat terhadap layanan kesehatan, kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional, ketersediaan sanitasi layak, fasilitas kesehatan sesuai standar, serta pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis.

Inovasi pemerintah daerah dalam menghadirkan layanan kesehatan yang inklusif dan berdampak bagi masyarakat juga menjadi bagian dari penilaian.

Menteri Dalam Negeri M. Tito Karnavian mengatakan penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi sekaligus dorongan bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan kinerja pelayanan publik.

“Ini dalam rangka memberikan penghargaan kepada kepala daerah yang berprestasi,” ujar Tito dalam kegiatan tersebut.

Menurut Tito, apresiasi pemerintah daerah merupakan bagian dari upaya menyeimbangkan evaluasi kinerja dengan penghargaan kepada daerah yang menunjukkan capaian terbaik.

Putaran kedua apresiasi pemerintah daerah di wilayah Sumatra mencakup sejumlah kategori strategis. Selain akses dan kualitas pelayanan kesehatan, kategori lainnya adalah pengelolaan sampah dan lingkungan asri, akses penduduk terhadap layanan pendidikan, serta implementasi Program 3 Juta Rumah.

Untuk kategori kesehatan, penilaian melibatkan Kementerian Kesehatan. Adapun kategori lainnya melibatkan kementerian dan lembaga sesuai bidang masing-masing.

Tito mengatakan penghargaan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai seremoni. Daerah yang belum meraih penghargaan masih memiliki kesempatan pada putaran berikutnya, sedangkan daerah yang telah menang dituntut mempertahankan dan meningkatkan kinerjanya.

“Bagi yang belum beruntung, masih ada putaran berikutnya. Yang sudah berhasil diharapkan bisa lebih baik lagi,” kata dia.

Bagi Babel, penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas capaian pemerintah daerah dalam memperluas akses dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan. Tantangannya kini adalah mempertahankan capaian itu sekaligus memastikan kualitas pelayanan tidak berhenti pada indikator penilaian, tetapi benar-benar dirasakan masyarakat.

Penghargaan Terbaik I ini juga menambah catatan capaian Pemprov Babel di bawah kepemimpinan Gubernur Hidayat Arsani, terutama dalam pembangunan pelayanan dasar yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. (*)