Serba-serbi

Menyalakan Harapan di Senja Usia: YBM PLN UIW Bangka Belitung Tebar Kasih dan Kebahagiaan di Panti Lansia Al Maa’uun Belitung

×

Menyalakan Harapan di Senja Usia: YBM PLN UIW Bangka Belitung Tebar Kasih dan Kebahagiaan di Panti Lansia Al Maa’uun Belitung

Sebarkan artikel ini

Padapada.id, Tanjungpandan — Semarak peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 tidak hanya dirasakan oleh generasi muda di jalanan atau lapangan terbuka. Semangat kemerdekaan yang sesungguhnya, yakni kemerdekaan dari rasa sepi, kepedulian, dan kebersamaan, turut dirasakan oleh para penghuni Panti Lansia Muhammadiyah Al Maa’uun, Kabupaten Belitung.

Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Bangka Belitung menyelenggarakan kegiatan bakti sosial. Kegiatan ini hadir untuk merajut kasih sayang dan membawa kebahagiaan bagi para lanjut usia yang menghabiskan hari tua di panti lansia tersebut.

Panti Lansia Muhammadiyah Al Maa’uun sendiri merupakan wadah kemanusiaan yang telah berdiri kokoh sejak tahun 2007. Panti ini dikenal luas sebagai rumah yang inklusif dan penuh toleransi. Saat ini, panti tersebut menaungi sebanyak 10 orang lansia dengan rentang usia rata-rata 65 hingga 75 tahun. Menariknya, para penghuni panti ini datang dari berbagai latar belakang keyakinan yang beragam, mulai dari Islam, Buddha, Katolik, hingga Kristen, hidup berdampingan dalam kedamaian dan keharmonisan.

Dalam sambutannya, General Manager PLN UIW Bangka Belitung, Ira Savitri, menyampaikan bahwa kehadiran YBM PLN di Panti Lansia Al Maa’uun merupakan wujud nyata kepedulian sosial para pegawai PLN yang disalurkan melalui dana zakat dan infak. Ia menegaskan bahwa kemerdekaan Indonesia harus dimaknai secara luas, termasuk memerdekakan para lansia dari rasa kesepian dan keterbatasan di masa senja mereka.

“Hari Kemerdekaan adalah momentum kita bersama untuk merenungkan arti pengorbanan dan kepedulian. Melalui kegiatan YBM PLN ini, kami ingin memastikan bahwa para orang tua kami di sini tidak merasa sendiri. Di usia senja mereka, kehangatan, perhatian, dan kasih sayang adalah bentuk kemerdekaan yang patut mereka nikmati. Keberagaman latar belakang para lansia di panti ini juga mengajarkan kita arti toleransi yang sesungguhnya,” ujar Ira Savitri penuh kehangatan.

Bantuan yang diserahkan oleh YBM PLN meliputi paket sembako kebutuhan pokok, nutrisi penunjang kesehatan lansia, perlengkapan harian, serta santunan kasih. Para Srikandi PLN turut ambil bagian dengan berinteraksi secara personal, mendengarkan cerita masa lalu dan menemani para lansia berbincang ringan.

Pimpinan Yayasan Panti Lansia Al Maa’uun, Faruq, menyambut baik dan menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kepedulian yang ditunjukkan oleh keluarga besar PLN UIW Bangka Belitung. Menurutnya, kunjungan dan bantuan ini memberikan suntikan moril yang luar biasa bagi para pengurus maupun lansia yang tinggal di panti tersebut.

“Kami atas nama pengurus dan seluruh penghuni Panti Lansia Al Maa’uun mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada YBM PLN UIW Bangka Belitung dan jajaran manajemen yang telah meluangkan waktu berkunjung di momen kemerdekaan ini. PLN memang rutin memberikan bantuan kepada kami. Bantuan yang diberikan sangat meringankan kebutuhan operasional kami. Lebih dari itu, kehadiran Bapak dan Ibu sekalian membawa energi kebahagiaan yang luar biasa bagi kakek dan nenek di sini. Semoga Allah SWT membalas semua kebaikan dan kelancaran tugas insan PLN dalam menerangi negeri,” ungkap Faruk dengan nada haru.

Melalui kegiatan sosial ini, YBM PLN UIW Bangka Belitung berharap semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama terus tumbuh di tengah masyarakat. Kehadiran PLN tidak hanya sebatas menghadirkan terang melalui aliran listrik di setiap rumah, tetapi juga menyalakan pelita harapan dan kasih sayang di hati setiap warga masyarakat yang membutuhkan. (*)