PolitikSerba-serbi

Bambang Patijaya Ajak Mahasiswa Tingkatkan Kapasitas Diri dan Berwawasan Global

×

Bambang Patijaya Ajak Mahasiswa Tingkatkan Kapasitas Diri dan Berwawasan Global

Sebarkan artikel ini

Padapada.id, PANGKALPINANG — Menjadi mahasiswa tidak cukup hanya dengan mengumpulkan pengetahuan dari ruang kuliah. Bambang Patijaya mengingatkan mahasiswa untuk terus memperbesar kapasitas diri, memperluas wawasan, dan mengasah kemampuan berpikir kritis.

Pesan itu disampaikan Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar di DPR RI tersebut saat memberikan kuliah umum di Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung, Senin, 21 September 2026. Menurut Bambang, mahasiswa perlu membekali diri dengan pengetahuan yang melampaui bidang studinya, termasuk memahami persoalan energi, ketahanan nasional, hingga perubahan iklim.

Ia mengatakan mahasiswa harus mampu menyerap informasi sekaligus mengujinya secara kritis. Informasi yang diterima, kata dia, tidak seharusnya langsung dipercaya atau ditolak. Mahasiswa perlu menggunakan logika hukum dan ekonomi untuk menganalisis sebuah kebijakan.

“Adik-adik itu harus mampu menganalisis. Pemerintah tidak bisa dimintai pertanggungjawabannya kalau harga BBM non-subsidi naik, karena kewajiban pemerintah di dalam mendukung masyarakat adalah terkait dengan barang bersubsidi,” ujar Bambang Patijaya.

Legislator asal Dapil Bangka Belitung ini juga mengingatkan mahasiswa agar tidak mudah terseret informasi yang menyesatkan atau framing dalam perdebatan mengenai kebijakan transisi energi. Kemampuan memilah informasi, menurut dia, menjadi bagian penting dari kapasitas intelektual mahasiswa.

“Jangan mengikuti informasi sesat bahwa etanol itu seolah-olah adalah barang yang merusak. Framing-framing seperti ini dikembangkan oleh pihak tertentu dengan maksud menahan kebijakan,” katanya.

Karena itu, Bambang Patijaya mendorong mahasiswa memperluas wawasan hingga persoalan global. Transisi energi, misalnya, tidak hanya berkaitan dengan kebijakan pemerintah, tetapi juga menyangkut kedaulatan energi dan posisi Indonesia dalam menghadapi perubahan dunia.

Ia menilai generasi muda perlu memahami bahwa Indonesia harus memiliki kemampuan menentukan arah kebijakan energinya sendiri. Pada saat yang sama, mahasiswa perlu memiliki kepedulian terhadap ancaman krisis iklim dan keberlanjutan lingkungan.

“Tujuannya adalah kita perlu menciptakan bumi di Indonesia yang mendukung keberlanjutan, dan menjadikan Indonesia bagian terpenting dalam menjaga dunia,” ujarnya.

Bambang Patijaya juga mengapresiasi mahasiswa yang memilih Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung sebagai tempat menuntut ilmu. Menurut dia, lingkungan kampus semestinya menjadi ruang untuk memperkaya pengetahuan, membangun keberanian berpikir, sekaligus mempersiapkan mahasiswa menghadapi persoalan yang semakin kompleks.

Bagi Bambang Patijaya, kapasitas mahasiswa tidak berhenti pada kemampuan akademik. Wawasan yang luas dan kemampuan menganalisis informasi diperlukan agar mahasiswa tidak sekadar menjadi penerima informasi, tetapi mampu memahami persoalan dan menyusun sikap berdasarkan pengetahuan yang memadai. (*)