Padapada.id, Pangkalpinang – Wali Kota Saparudin atau akrab disapa Prof Udin secara resmi meresmikan gedung baru sekolah Advent di kawasan Air Salemba, pada Jumat 17 April 2026. Hadirnya bangunan baru ini menjadikan lingkunan sekolah makin representatif dan nyaman dalam upaya meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan.
Dalam sambutannya, Prof Udin menyampaikan bahwa berdirinya bangunan baru Sekolah Advent sebagai bentuk dukungan swasta dalam mendukung generasi muda agar mendapatkan fasilitas belajar yang layak dan modern.
“Sekolah ini diharapkan dapat menjadi tempat yang nyaman dan inspiratif bagi para siswa dalam menuntut ilmu serta mengembangkan potensi mereka,” ujar Prof Udin.
Saat ini Sekolah Advent baru sebatas Taman Kanak-Kanak dan Sekolah Dasar. Ke depan, seiiring waktu akan berdiri pula SMP.
Bangunan gedung baru yang diresmikan itu, dilengkapi dengan berbagai fasilitas, seperti ruang kelas yang representatif, area bermain, serta area olahraga. Pemerintah kota juga memastikan bahwa tenaga pendidik yang ditempatkan di sekolah tersebut memiliki kompetensi yang memadai.
Dalam sambutannya, Prof Udin menyampaikan keyakinannya terhadap kualitas pendidikan yang dihadirkan oleh sekolah berbasis yayasan tersebut.
“Sekolah Advent ini menjadi salah satu lembaga pendidikan untuk mendidik anak-anak di Kota Pangkalpinang dan kami sangat yakin bahwa pendidikan Advent ini akan memberikan pelayanan terbaik kepada anak-anak kita agar mereka nantinya menjadi insan-insan yang cerdas dan bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara,” ujarnya.
Wali Kota juga mengungkapkan pengalamannya terhadap sekolah-sekolah yang dikelola oleh yayasan serupa yang dinilai memiliki mutu pendidikan yang baik.
“Saya sudah banyak mengetahui bahwa sekolah-sekolah yang didirikan oleh yayasan ini merupakan sekolah-sekolah yang memiliki mutu yang luar biasa,” tambahnya.
Menurutnya, kehadiran Sekolah Advent sangat tepat, terutama di wilayah yang menjadi kawasan pengembangan Kota Pangkalpinang yang membutuhkan fasilitas pendidikan memadai.
Prof Udin juga mengapresiasi penampilan siswa-siswi yang terlihat antusias dan mahir dalam menari, saat sesi pendahuluan acara. Hal demikian, lanjut Prof Udin,menandakan salah satu kegiatan ekstrakurikuler di sekolah ini berjalan baik, dengan aktifitas yang positif.
“Saya antusias melihat penampilan anak-anak yang luwes gerakannya. Itu menandakan mereka berlatih dan bisa terbebas dari ketergantungan gaddet. Anak-anak kita yang hari ini kerjanya main gadget terus, itu bisa kita kurangi dengan cara memberikan mereka aktivitas-aktivitas yang positif,” ujarnya.
Terkait kekhawatiran atas ketergantungan anak-anak dari gadget itu, dikatakannya, Pemkot Pangkalpinang akan mengeluarkan peraturan terkait pembatasan penggunaan gadget bagi anak-anak.
“Kami akan segera mengeluarkan surat edaran untuk membatasi penggunaan gadget pada hal-hal yang tidak perlu,” ujarnya.
Langkah ini diharapkan dapat menjadi bagian dari investasi jangka panjang dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga sehat secara sosial dan emosional. Menjadi generasi unggulan di masa depan. (*)













