Padapada.id, Pangkalpinang – Wakil Ketua I DPRD Kepulauan Bangka Belitung Eddy Iskandar mendengar langsung aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam kegiatan reses. Beberapa persoalan mengemuka, di antaranya persolan sampah dan banjir.
“Bagaimana Pak, soal sampah di Kota Pangkalpinang ini,” tanya salah seorang warga, dalam reses yang berlangsung Minggu pagi, 18 Mei 2025 di Gedung Cendana Haji Awie, Jalan Batin Iso, Pangkalpinang.
Mendengar aspirasi demikian, Eddy Iskandar menyampaikan untuk sampah dan banjir, merupakan persoalan mendesak yang harus segera diselesaikan.
“Beberapa waktu lalu kami telah membuat Perda yang berkaitan dengan pengelolaan sampah regional. Pengelolaan sampah di Bangka Belitung harus lebih terkoordinasi,” ujar Eddy.
Selain itu, dia mengatakan pihaknya mendorong pemberdayaan komunitas untuk pengelolaan sampah. “Sampah itu kalau dikelola dengan baik, maka bisa jadi duit,” ujar Eddy.
Kegiatan reses yang dilakukan Eddy Iskandar, merupakan bagian dari Reses Kedua Masa Sidang II Tahun Sidang I 2025.
“Bagi saya ini bukan sekadar reses. Kalau reses kan cuma mendengar. Ini juga kegiatan silaturahmi,” ujarnya.
Bertemu warga dan melaporkan Kegiatan yang dilakukan sejak duduk sebagai wakil rakyat, menurut Eddy adalah sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada konstituen yang telah mempercayakannya untuk duduk di DPRD Babel.
“Sekarang masuk lima bulan sebagai wakil rakyat. Kami melakukan koordinasi dan memperjuangkan beberapa hal terkait kepentingan masyarakat. Di antaranya terkait persoalan pendidikan, kesehatan, kebersihan, sampah, dan juga banjir,” ujar Eddy Iskandar. (*)













