Politik

Regenerasi di Tubuh KNPI Belitung Bergulir, Musda XVI Digelar 20 Juni

×

Regenerasi di Tubuh KNPI Belitung Bergulir, Musda XVI Digelar 20 Juni

Sebarkan artikel ini

Padapada.id, BELITUNG — Regenerasi kepemimpinan di tubuh Dewan Pengurus Daerah (DPD) KNPI Kabupaten Belitung resmi memasuki fase baru. Organisasi yang selama ini menjadi salah satu wadah berhimpunnya berbagai elemen kepemudaan itu mulai membuka tahapan Musyawarah Daerah (Musda) XVI Tahun 2026, yang akan bermuara pada pemilihan ketua baru dalam sidang pleno pada 20 Juni mendatang.

Musda bukan sekadar agenda pergantian pengurus. Di tengah tuntutan pembangunan daerah yang semakin kompleks, forum ini menjadi ruang bagi pemuda untuk menegaskan kembali peran dan arah gerak organisasi, sekaligus menguji sejauh mana KNPI mampu melahirkan gagasan yang relevan dengan kebutuhan generasi muda Belitung hari ini.

Sekretaris DPD KNPI Kabupaten Belitung, Tantowi Thomas, mengatakan seluruh tahapan telah dipersiapkan guna memastikan proses reorganisasi berlangsung secara demokratis, terbuka, dan akuntabel. Menurut dia, Musda merupakan momentum penting untuk memperkuat partisipasi pemuda dalam pembangunan daerah.

“Musda bukan hanya soal memilih ketua. Ini adalah forum untuk merumuskan arah organisasi ke depan sekaligus memperkuat kontribusi pemuda terhadap pembangunan Kabupaten Belitung,” kata Tantowi, Rabu (3/6/2026).

Ia menjelaskan, panitia telah membuka pendaftaran bakal calon ketua sejak awal Juni. Langkah tersebut, menurutnya, menjadi bentuk komitmen organisasi dalam memberikan ruang yang sama bagi kader-kader terbaik dari berbagai Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) untuk berkompetisi secara sehat.

KNPI Belitung, kata Tantowi, mengundang seluruh elemen kepemudaan agar tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi juga terlibat aktif dalam proses perumusan gagasan yang akan menentukan wajah organisasi beberapa tahun ke depan.

Berdasarkan jadwal yang disusun Steering Committee (SC), tahapan pendaftaran dan verifikasi bakal calon akan berlangsung selama hampir dua pekan sebelum Musda digelar. Seluruh proses dirancang untuk memastikan setiap kandidat memenuhi persyaratan organisasi dan memperoleh kesempatan yang setara.

Di tengah dinamika yang lazim mengiringi proses pemilihan kepemimpinan, Tantowi berharap Musda XVI dapat menjadi ajang konsolidasi, bukan polarisasi. Ia menilai soliditas organisasi menjadi modal penting agar KNPI tetap mampu menjalankan fungsi strategisnya sebagai mitra pemerintah daerah sekaligus representasi suara generasi muda.

“Harapan kami, Musda ini melahirkan kepemimpinan yang responsif, inovatif, dan mampu menjawab tantangan zaman. Yang tidak kalah penting, seluruh proses berjalan tertib dan tetap menjunjung semangat kebersamaan,” ujarnya.

DPD KNPI Belitung juga terus membangun komunikasi dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari tokoh senior kepemudaan hingga stakeholder terkait. Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan Musda berlangsung kondusif serta menghasilkan kepemimpinan yang memiliki legitimasi kuat.

Bagi KNPI Belitung, Musda XVI bukan hanya forum pergantian nakhoda organisasi. Lebih dari itu, agenda ini diharapkan menjadi titik temu berbagai gagasan pemuda dalam merespons tantangan pembangunan daerah, mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia hingga perluasan ruang partisipasi generasi muda dalam kehidupan sosial dan ekonomi Kabupaten Belitung. (*)