Hukrim

Kunjungi GSJA Eben Haezer, Wakapolda Babel Ajak Jemaat Jaga Kerukunan dan Waspadai Narkoba

×

Kunjungi GSJA Eben Haezer, Wakapolda Babel Ajak Jemaat Jaga Kerukunan dan Waspadai Narkoba

Sebarkan artikel ini

Padapada.id, PANGKALPINANG — Wakapolda Kepulauan Bangka Belitung Brigjen Pol Murry Mirranda mengajak jemaat Gereja GSJA Eben Haezer Pangkalpinang menjaga kerukunan antarumat beragama dan mewaspadai penyalahgunaan narkoba.

Pesan itu disampaikan Murry saat menghadiri kegiatan Minggu Kasih di GSJA Eben Haezer, Pangkalpinang, Minggu, 18 Oktober 2026. Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi kepolisian untuk mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus mendengar aspirasi warga.

Murry mengatakan keberagaman tidak seharusnya menjadi alasan masyarakat terpecah. Ia meminta jemaat tidak mudah terprovokasi oleh informasi atau pihak yang dapat mengganggu kerukunan.

“Perbedaan itu indah. Jangan sampai kita terpecah belah oleh sekelompok orang yang tidak bertanggung jawab. Mari kita jaga persatuan, saling menghormati, dan terus mempererat kerukunan di tengah keberagaman.”

Selain persoalan kerukunan, Murry menyoroti ancaman narkoba, terutama bagi generasi muda. Menurut dia, penyalahgunaan narkotika bukan hanya merusak masa depan pengguna, tetapi juga dapat mengganggu keharmonisan keluarga dan lingkungan sosial.

Karena itu, ia meminta masyarakat ikut menjaga keamanan dan ketertiban mulai dari lingkungan masing-masing.

“Saya berharap seluruh jemaat dapat menjadi polisi bagi dirinya sendiri dan menjadi pelopor keamanan di lingkungan tempat tinggal masing-masing. Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap aman, nyaman, dan terbebas dari bahaya narkoba.”

Murry juga mengingatkan jemaat agar lebih berhati-hati menggunakan media sosial. Ia menilai penyebaran informasi tanpa mempertimbangkan dampaknya dapat memicu perselisihan di tengah masyarakat.

“Kalau dahulu kita mengenal istilah mulutmu harimaumu, sekarang istilah itu bisa berubah menjadi jarimu harimaumu. Karena itu, pikirkan terlebih dahulu sebelum mengetik dan membagikan sesuatu di media sosial.”

Minggu Kasih, kata Murry, merupakan bagian dari upaya Polri mendekatkan diri kepada masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, polisi tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan, tetapi juga membuka ruang dialog dengan warga.

Kepolisian berharap komunikasi yang terbangun melalui kegiatan itu dapat memperkuat kerja sama dengan masyarakat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kepulauan Bangka Belitung. (*)