Serba-serbi

PWI Babel Apresiasi Dukungan Astra untuk Peningkatan Kompetensi Wartawan

×

PWI Babel Apresiasi Dukungan Astra untuk Peningkatan Kompetensi Wartawan

Sebarkan artikel ini

Padapada.id, PANGKALPINANG — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menutup pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan XII di Cordela Hotel Pangkalpinang, Kamis, 22 Oktober 2026. Sekretaris PWI Babel, Fakhruddin Halim, mengapresiasi dukungan PT Astra International Tbk terhadap peningkatan kompetensi wartawan.

Fakhruddin mengatakan dukungan Astra terhadap dunia jurnalistik tidak hanya diberikan kepada PWI Babel, tetapi juga PWI Pusat dan sejumlah kepengurusan PWI di provinsi lain. Menurut dia, kemitraan tersebut menjadi bentuk perhatian perusahaan terhadap perkembangan pers di Indonesia.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada PT Astra yang telah memberikan support yang luar biasa. Bukan hanya di PWI Bangka Belitung, tapi juga di PWI Pusat, termasuk PWI di provinsi lain di Indonesia,” kata Fakhruddin saat menutup UKW.

Ia menilai dukungan tersebut membanggakan karena menunjukkan hubungan kemitraan yang terjalin antara Astra dan organisasi wartawan di berbagai daerah.

Penutupan UKW Angkatan XII menandai berakhirnya rangkaian kegiatan yang telah dipersiapkan selama hampir tiga bulan. Fakhruddin mengapresiasi kerja Ketua Panitia UKW Budi Rahmad beserta jajaran panitia, tim penguji, dan seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada tim penguji yang mendampingi peserta selama dua hari pelaksanaan ujian. Menurut dia, persiapan dan pelaksanaan UKW membutuhkan kerja sama banyak pihak agar kegiatan berjalan dengan baik.

Fakhruddin berharap UKW menjadi bagian penting dari proses peningkatan kualitas wartawan di Bangka Belitung. Ia melihat kesungguhan peserta selama mengikuti ujian sebagai modal untuk memperkuat profesionalisme jurnalis di daerah.

“Kita berharap ujian kompetensi wartawan ini adalah bagian penting dari perjalanan dunia jurnalistik kita. Kami melihat teman-teman juga sudah bersungguh-sungguh, melakukan berbagai upaya dan belajar agar menjadi wartawan yang kompeten,” ujarnya.

Ia mengatakan UKW bukan sekadar ujian untuk memperoleh pengakuan kompetensi, melainkan juga kesempatan bagi wartawan untuk memahami peran, fungsi, dan batasan profesinya.

Fakhruddin menyebut pelaksanaan UKW tersebut sebagai catatan penting bagi kepengurusan PWI Babel. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut sebagai bagian dari upaya menjaga mutu jurnalistik di Bangka Belitung.

Menurut dia, peningkatan kompetensi wartawan memiliki dampak yang lebih luas daripada sekadar kualitas pemberitaan. Jurnalisme yang profesional diharapkan dapat membantu meningkatkan literasi masyarakat sekaligus menciptakan iklim investasi yang lebih baik.

“UKW ini tentu dalam rangka memperbaiki kualitas jurnalisme dan literasi masyarakat. Kita berharap kualitas jurnalisme yang baik juga membawa dampak positif bagi sosial budaya, terutama iklim investasi di Bangka Belitung,” kata Fakhruddin.

Pada akhir sambutannya, ia mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yang telah mengikuti UKW, baik yang dinyatakan kompeten maupun yang belum memenuhi standar kompetensi.

Bagi peserta yang belum kompeten, Fakhruddin mengatakan masih tersedia kesempatan untuk mengikuti UKW berikutnya, yang menurut dia dapat ditempuh enam bulan mendatang. Adapun peserta yang dinyatakan kompeten diharapkan menjadikan hasil ujian sebagai bekal untuk menjalankan profesi secara lebih bertanggung jawab.

“Apapun hasilnya, pasti ini yang terbaik bagi kita. Bagi yang belum kompeten, insyaallah masih punya kesempatan untuk UKW enam bulan lagi. Yang sudah kompeten juga harus memahami peran dan fungsi sebagai wartawan serta batasan-batasan yang harus kita patuhi bersama,” ujarnya. (*)