Politik

Eddy Iskandar dkk ‘Buka Jalan’ untuk Pemprov Babel Hadirkan Pelatihan Industri oleh BDI

×

Eddy Iskandar dkk ‘Buka Jalan’ untuk Pemprov Babel Hadirkan Pelatihan Industri oleh BDI

Sebarkan artikel ini

Padapada.id, Jakarta – Peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan salah satu solusi dalam menciptakan lapangan kerja dan mengurangi kesenjangan pendapatan di masyarakat.

Upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia itu, menjadi fokus perhatian Eddy Iskandar. Wakil Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini pun bergerak menjajaki kerja sama agar lembaga vertikal di tingkat kementerian bisa turun ke Babel.

Bersama Komisi II DPRD Babel, Eddy melakukan koordinasi terkait program pelatihan dan peningkatan Kompetensi bagi SDM terkhusus di bidang industri. Kunjungan ke Balai Diklat Industri (BDI) di Jakarta, pun dilakukan pada Senin, 11 November 2024.

Balai Industri Jakarta merupakan unit pelaksana teknis yang berada di bawah Kementerian Perindustrian yang bertugas melaksanakan pendidikan dan pelatihan bagi SDM industri dengan fokus di bidang alat transportasi, barang, modal, komponen logam dan tekstil.

“Saat ini pertumbuhan ekonomi masyarakat Bangka Belitung sangat menurun pasca tata niaga timah sehingga perlu adanya pengembangan potensi lain dalam upaya peningkatan perekonomian masyarakat,” ujar Eddy Iskandar.

Adapun kehadiran Komisi II DPRD Babel ke Balai Diklat Industri, dimaksudkan untuk mengajak lembaga ini untuk hadir memberi aneka pelatihan kepada anak-anak muda di Babel.

“Concern kita adalah peningkatan SDM dengan skala prioritas pemerintah provinsi yaitu Program Pelatihan Sumber Daya Manusia Industri di Bangka Belitung pada bidang tekstil, otomotif, pertanian, perkebunan, dan pariwisata,” ujar Eddy.

Gayung pun bersambut. Menanggapi hal demikian, pihak Balai Diklat Industri Jakarta, memiliki beberapa program pelatihan yang memungkinkan untuk diaplikasikan di Babel.

“Kami mempunyai program yang disebut RITME (Respon Isu dan Tuntutan Masyarakat Ekonomi) sebagai bentuk kepedulian kami terhadap kebutuhan sosial dan ekonomi masyarakat, termasuk mereka yang terdampak bencana. Melalui pelatihan Diklat 3-in-1 di daerah-daerah dan bantuan langsung, BDI Jakarta siap mendukung pemulihan dan kemandirian ekonomi masyarakat,” jelas Ali, Perwakilan dari BDI yang menerima rombongan.

Lebih lanjut, Ali mengatakan meskipun di tahun 2025 nanti terjadi pengurangan anggaran sementara di Kementerian Perindustrian RI, namun dengan memanfaatkan bonus demografi, Kemenperin berupaya mengembangkan pendidikan dan pelatihan vokasi yang terhubung erat dengan dunia industri, mulai dari kurikulum, pelaksanaan, hingga penempatan kerja.

“Komitmen kami membangun SDM industri unggul untuk Indonesia Emas 2045,” lanjutnya.

Di kesempatan yang sama, Ketua Komisi II DPRD Babel, Dodi Kusdian mengatakan, inovasi-inovasi yang seperti ini yang dibutuhkan oleh pemerintah untuk peningkatan kualitas SDM di daerah. Komisi II akan mendorong Pemerintah Daerah untuk mengembangkan SDM industri dengan membuka lapangan pekerjaan yang memiliki potensi di Bangka Belitung.

“Kami harap pemerintah provinsi dapat terus mendorong dan meningkatkan kerjasama dengan Pemerintah Pusat maupun pihak swasta terhadap pelatihan-pelatihan industri yang akan dilaksanakan,” ujarnya. (*)