Politik

Waktu Kian Mepet, Belum Ada Gugatan Erzaldi-Yuri di MK

×

Waktu Kian Mepet, Belum Ada Gugatan Erzaldi-Yuri di MK

Sebarkan artikel ini

Padapada.id, Pangkalpinang – Hari ini, Rabu, 11 Desember 2024, menjadi batas terakhir bagi pasangan Erzaldi-Yuri yang kalah di Pilkada Babel 2024, untuk mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi.

Namun, hingga siang hari, saat berita ini diterbitkan pada Selasa siang pukul 12.45 WIB, belum ada tanda-tanda masuknya berkas gugatan pasangan BERAMAL itu ke MK.

Sesuai dengan aturan, MK memberi batas waktu tiga hari kerja bagi pasangan calon untuk menggugat, terhitung sejak hasil pleno ditetapkan oleh KPU. Hari ini hingga pukul 23.59, menjadi batas waktu terakhir bagi pasangan Erzaldi-Yuri yang dikabarkan akan menggugat, untuk mendaftarkan gugatannya ke MK.

Saat ini, di website MK terdata ada sebanyak 252 gugatan yang diajukan peserta pilkada secara online dan offline. Terdiri dari 201 gugatan pemilihan bupati, 65 gugatan pemilihan wali kota, serta ada 6 gugatan pemilihan gubernur.

Dari 6 gugatan pemilihan gubernur itu, berasal dari Sumatera Utara, Maluku Utara, Sulawesi Tenggara, serta 3 gugatan dari provinsi yang sama,  Papua Selatan.

Sebelumnya, Erzaldi mengatakan bahwa pihaknya bakal menempuh mekanisme konstitusional untuk menghadirkan kontestasi Pilgub Babel yang jujur dan adil.

“Dengan selisih 9.043 suara ini kita melihat harapan besar di depan mata. Jika ada yang dirasa tidak sesuai, kita tempuh mekanisme konstitusional. Mari bersama kawal proses ini dengan semangat, karena kebenaran selalu berdiri di sisi keadilan,” ujar Erzaldi, dalam keterangannya, Sabtu, 7 Desember 2024.

Diketahui, KPU Babel pada Jumat malam, 6 Desember 2024 telah menetapkan hasil perolehan suara pasangan peserta Pilkada Babel. Pasangan Erzaldi-Yuri mendapatkan 290.548 suara, dan pasangan Hidayat Arsani-Hellyana meraih 299.591 suara.

Sementara itu, Hidayat Arsani mengajak Erzaldi menerima kekalahan di Pilkada dengan berlapang dada.

“Kita ini sudah tokoh masyarakat, kalau kalah, ya kalahlah. Jangan lagi menyusahkan, kita ini mau bekerja. Berilah kesempatan kepada kita, apa yang kurang selama ini akan saya perbaiki di Bangka Belitung ini,” ujar Hidayat Arsani dalam video pendek yang beredar di grup-grup WhatsApp, dan dilihat pada 11 Desember 2024. (*)