Padapada.id, Pangkalpinang – Berdasarkan hasil tabulasi data yang dilakukan tim BERDAYA, pasangan Hidayat Arsani-Hellyana keluar sebagai pemenang Pilkada Babel 2024. Sementara itu, di waktu yang hampir bersamaan, Erzaldi menyampaikan masih akan menunggu hasil resmi keputusan KPU.
Ketua Tim Pemenangan Pasangan BERDAYA, Bambang Patijaya mengungkapkan berdasarkan hasil tabulasi yang dilakukan, pasangan Hidayat Arsani-Hellyana memimpin di kisaran 53 sekian persen, berbanding sekitar 46 sekian persen milik Erzaldi-Yuri.
“Data real count yang masuk ini 60 persen. Jadi, kalau melihat dari tren yang ada, dengan gap sekitar 6 sampai 7 persen, ini kelihatannya akan sulit dipotong,” ujar Bambang Patijaya, Rabu malam, 27 November 2024 kepada awak media.
Apalagi, lanjut Ketua DPD I Partai Golkar Babel ini, data yang masuk terutama berasal dari basis masing-masing pasangan calon.
“Kita cukup bagus di Bangka Tengah. Di Bangka Selatan, Bangka Induk, kita pun menang. Pangkalpinang juga menang. Secara umum, di Pulau Bangka pasangan BERDAYA menang,” ujarnya.
Adapun cagub dari pasangan nomor urut 2 Hidayat Arsani mengatakan dirinya menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah mempercayakan suaranya kepada dia dan Hellyana di proses pemungutan suara.
Kepada pesaingnya di pilkada, yakni pasangan Erzaldi-Yuri, Hidayat Arsani menyampaikan terima kasih dan permohonan maaf selama proses pertarungan politik yang telah berlangsung di masa kampanye.
“Kepada pasangan 01, kami mohon maaf jika ada hal-hal yang kurang di dalam kampanye kami,” ujarnya.
Terpisah, cagub Erzaldi Rosman kepada sejumlah awak media menyampaikan masih akan menunggu hasil resmi dari KPU.
“Kalau nanti keputusannya sudah diputuskan, kami akan mendukung apa yang sudah diputuskan oleh KPU. Sekarang ini kan belum ada keputusan,” ujar dia.
Meski hasil penghitungan cepat juga dilakukan oleh timnya, namun tak secara gamblang disampaikan hasil perolehannya.
“Cuma dari perhitungan yang dilakukan sekarang, kami menduga ada hal-hal yang patut kami lakukan, tindaklanjuti, sehubungan dengan selisih suara itu,” kata Erzaldi. (*)













