Padapada.id, Jakarta – Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya mendorong pemerintah untuk mempercepat pengesahan Keputusan Presiden (Keppres) tentang pembentukan Nuclear Energy Program Implementing Organization atau NEPIO.
Hal ini disampaikan Ketua Komisi XII Bambang Patijaya, Kamis, 15 Mei 2025 dalam rapat dengar pendapat bersama Dewan Energi Nasional (DEN), BAPETEN, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan PT Industri Nuklir Indonesia (INUKI).
“Ini penting sebagai satuan tugas percepatan pembangunan dan pengoperasian PLTN demi mendukung target transisi energi,” ujar BPJ, dalam RDP yang disiarkan secara langsung lewat saluran Youtube TVR Parlemen.
NEPIO merupakan badan pelaksana program energi nuklir. Organisasi ini bertujuan untuk memfasilitasi dan mengawasi implementasi program energi nuklir di Indonesia, khususnya dalam hal pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN).
Diketahui, pemerintah punya proyek strategis yakni pembangunan PLTN berkapasitas 500 megawatt dalam 10 tahun ke depan. (*)













