Politik

Ketahanan Energi RI Diakui Global, Bambang Patijaya: Bukti Kebijakan Pemerintah Tepat Sasaran

×

Ketahanan Energi RI Diakui Global, Bambang Patijaya: Bukti Kebijakan Pemerintah Tepat Sasaran

Sebarkan artikel ini

Padapada.id, Jakarta – Ketahanan energi Indonesia, menjadi catatan yang diakui panggung global. Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Patijaya, menilai posisi Indonesia yang disebut menempati peringkat kedua dunia dalam ketahanan energi sebagai sinyal kuat bahwa fondasi energi nasional sedang diuji, sekaligus terbukti tahan terhadap gejolak global.

Penilaian dari lembaga keuangan terkemuka JP Morgan, memberi bobot pada torehan pencapaian tersebut. Dalam konteks dunia yang diliputi ketidakpastian, mulai dari konflik geopolitik hingga fluktuasi harga energi, peringkat itu diposisikan sebagai bukti bahwa Indonesia tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu bersaing di level atas.

Namun Bambang Patijaya, tidak berhenti pada angka. Ia menarik garis lurus antara capaian tersebut dengan arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto, yang disebut menempatkan energi sebagai pilar strategis bagi stabilitas ekonomi dan kedaulatan negara. Di titik ini, narasi pemerintah menjadi jelas, ketahanan energi bukan kebetulan, melainkan hasil desain kebijakan.

Peran eksekusi kemudian disematkan kepada Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Bambang Patijaya menilai, keberhasilan ini lahir dari kemampuan menerjemahkan visi besar ke dalam langkah konkret, mulai dari penguatan hulu migas, pembangunan kilang, hingga dorongan hilirisasi dan diversifikasi energi. Kombinasi kebijakan dan implementasi inilah yang diklaim menjaga pasokan tetap stabil sekaligus harga tetap terjangkau.

“Kami mengapresiasi capaian ini sebagai bukti bahwa Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mampu menerjemahkan arahan kebijakan Presiden Prabowo dalam sektor energi, sehingga Indonesia dapat menempati peringkat ke-2 dunia dalam ketahanan energi. Ini menunjukkan bahwa kebijakan pemerintah berjalan efektif dalam menjaga stabilitas pasokan serta keterjangkauan energi bagi masyarakat,” ujar Bambang Patijaya seperti dikutip siaran pers, Ssbtu, 25 April 2026.

Berbagai langkah strategis seperti penguatan sektor hulu migas, pembangunan infrastruktur kilang, serta percepatan hilirisasi dan diversifikasi energi itu, lanjut Bambang, telah memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat struktur energi nasional.

“Dengan arah kebijakan yang jelas dan implementasi yang konsisten, kami optimistis ketahanan energi Indonesia akan semakin kokoh, mandiri, dan mampu menghadapi berbagai tantangan global ke depan,” ujar legislator asal daerah pemilihan Bangka Belitung, ini. (*)